Hukum Orang Bertato Menurut Buya Yahya: Tidak Wajib Dihilangkan, Tapi

Tak Berkategori

Selasa, 15 Agustus 2023 – 05:00 WIB

VIVA Lifestyle – Tato, sebagai bentuk seni tubuh yang telah ada sejak zaman kuno. Di mana seni tubuh satu ini sudah mengalami perjalanan panjang dari status tabu menjadi bentuk ekspresi pribadi yang dihargai. 

Baca Juga :

Jimat Itu Syirik? Buya Yahya Jelaskan Jimat yang Diperbolehkan dalam Islam

Meskipun sangat indah dan kreatif, pembuatan tato hukumnya haram dalam Islam. Lantas, bagaimana hukumnya jika seseorang sudah terlanjur memasang tato di tubuhnya kemudia ia ingin bertaubat? Daripada penasaran, scroll untuk baca artikel selengkapnya berikut ini.

Hukum Tato dalam Islam

Baca Juga :

Disebut Mirip Syahnaz, Boiyen: Bangga Lah Dimiripin Sama Keluarga Sultan

Ilustrasi pembuatan tato.

Tato merupakan sebuah tanda pada tubuh yang dihasilkan dengan cara memasukkan zat pewarna ke lapisan kulit dengan menggunakan jarum. Meskipun terdengar menyeramkan dalam proses pembuatan tato, namun banyak orang yang menyukai seni tubuh tersebut. Berbagai alasan pembuatan tato pun beragam. 

Baca Juga :

Usut Kasus Mutilasi di Jombang, Polisi Terima 6 Laporan Orang Hilang

Meskipun banyak orang yang menyukai tubuhnya dipenuh dengan seni tato tersebut, nyatanya dalam Islam ini hukumnya adalah haram. Di mana para ulama juga sepakat, bahwa penggunaan tato adalah perbuatan yang haram.

Halaman Selanjutnya

Haram disni berlaku bagi orang yang bertato maupun si pembuat tato itu sendiri. Rasulullah SAW bersabda terkait adanya larangan tato. Dimana bunyi seperti berikut;

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *