175.510 Narapidana Dapat Remisi HUT RI ke-78, 2.606 Langsung Bebas

Tak Berkategori

Kamis, 17 Agustus 2023 – 10:43 WIB

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi kepada 175.510 narapidana dan warga binaan dalam rangka peringatan HUT ke-78 RI.  Dari 175.510 narapidana yang menerima Remisi Umum Tahun 2023 itu, sebanyak 2.606 di antaranya langsung bebas.

Baca Juga :

Jokowi: InsyaAllah Tahun Depan Upacara HUT RI Sudah di IKN

“Remisi kepada Warga Binaan bukan semata-mata diberikan secara sukarela oleh pemerintah, namun merupakan sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan bagi mereka yang telah bersungguh-sungguh mengikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dengan baik dan terukur,” kata Menkumham, Yasonna H. Laoly saat memimpin Pemberian Remisi Umum Peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI Tahun 2023 di kantor Kemenkumham, Jakarta, Kamis, 17 Agustus 2023. 

Pada kesempatan itu, Menkumham menyerahkan remisi secara simbolik kepada empat perwakilan warga binaan yang berasal dari Lapas Kelas IIA Salemba dan Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta. 

Baca Juga :

Tepuk Tangan Bergemuruh Usai Lilly Cs Sukses Kibarkan Merah Putih pada HUT RI ke-78 di Istana

Yasonna menjelaskan bahwa pemberian remisi telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ditekankan Yasonna, sebagai bentuk apresiasi, negara memberikan remisi kepada narapidana yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, dan disiplin yang tinggi dalam mengikuti program pembinaan.

Narapidana di Bali mendapat remisi khusus Hari Raya Idul Fitri.

Photo :

  • VIVA/Ni Putu Putri Muliantari

Baca Juga :

Kolonel Joko Setiyo Komandan Upacara HUT RI di Istana, Kapten Ganteng Danki Paskibraka

Kepada Warga Binaan yang menerima remisi, Yasonna berpesan untuk menjadikan momentum ini sebagai sebuah motivasi untuk selalu berperilaku baik, mematuhi aturan yang berlaku, dan mengikuti program pembinaan dengan giat dan bersungguh-sungguh. 

Menurutnya, program pembinaan yang sedang dijalankan saat ini merupakan sebuah sarana untuk mendekatkan Warga Binaan kepada kehidupan masyarakat.

Halaman Selanjutnya

“Ke depannya, diharapkan aturan hukum dan norma-norma yang berlaku di masyarakat dapat terinternalisasi dalam diri Saudara dan menjadi bekal mental dan spiritual dan sosial saat kembali ke masyarakat di kemudian hari,” ujarnya.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *