Serap Aspirasi Warga Karawang Harus Sogok untuk Dapat Pekerjaan, Siti Atikoh: Harus Ada Pengawasan Ketat! : Okezone Megapolitan

JAKARTA – Istri Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh menilai sistem rekrutmen tenaga kerja harus diperbaiki. Selain itu, pengawasan ketat terhadap rekrutmen tenaga kerja perlu dilakukan agar mencegah praktik penyogokan.

Penilaian itu, dilontarkan setelah Atikoh bersama sang suami, Ganjar Pranowo menyerap aspirasi masyarakat saat blusukan di Karawang, Jawa Barat, Jumat (15/12/2023). Saat itu, kata Atikoh, warga mengeluh sulitnya mendapat pekerjaan.



“Agar mereka masuk ke pabrik itu daftar ke semacam agen. Ternyata untuk bisa mendaftar itu punglinya antara Rp5-8 juta. Kebetulan kami itu pagi-pagi masuk ke perumahan penduduk itu dan ada yang memang itu daerahnya pekerja, semuanya keluahannya sama,” tutur Atikoh dalam pidatonya di Rakornas 2023 Pijar, di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12/2023).

Menurutnya, sistem rekrutmen tenaga kerja harus diperbaiki. Apalagi, warga di sana tak memiliki uang cukup untuk membayar pungli tersebut.

“Ini tentu sistemnya harus diperbaiki, orang cari kerja itu mau cari duit ya. Sebelum masuk harus bayar Rp5 juta, tentu bukan nilai ya g kecil ini. Ini memang harus ada pengawasan yang ketat terkait itu,” tandas Atikoh.

Sebelumnya, seorang ibu rumah tangga bernama Icha menangis saat curhat kepada calon presiden 2024 Ganjar Pranowo. Icha menceritakan, soal sulitnya mencari pekerjaan. Sembari menyeka air matanya, Icha mengeluh harus membayar Rp5 juta supaya bisa diterima kerja.

Momen tersebut terjadi ketika Ganjar sedang berolahraga pagi sembari menyapa warga di Kampung Bugel Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe, Karawang, Jumat (15/12/2023). Di sepanjang jalan, Ganjar bertemu dengan banyak warga setempat.



Follow Berita Okezone di Google News

Baca Juga  Kakek 63 Tahun Nekat Gowes Sepeda dari Tangsel ke Mekkah, Netizen: Sehat-Sehat Bapak : Okezone Lifestyle


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya


Saat dia bertemu dengan sekelompok ibu-ibu, tiba-tiba seorang perempuan bernama Icha mencurahkan isi hatinya soal sulitnya mendapatkan pekerjaan. Kepada Ganjar, Icha bercerita sulitnya mendapatkan pekerjaan di Karawang.

“Untuk kerja di sini sulit, Pak,” kata Icha sambil berusaha menahan tangis.

Dengan mata berkaca-kaca mengungkapkan dirinya terpaksa harus membaya Rp5 juta kepada ‘orang dalam’ jika dirinya ingin mendapatkan pekerjaan.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *