Motor Listrik Buatan Bogor Ini Resmi Mengaspal di Malaysia : Okezone Otomotif

 

JAKARTA – Produsen motor listrik, United E-Motor, resmi membawa dua produk andalan mereka, TX 3000 dan TX 1800, untuk dipasarkan di Malaysia.


PT Terang Dunia Internusa (TDI) yang menaungi United E-Motor, berharap kerjasama ini membuka pintu produk Indonesia ke pasar internasional

“Malaysia menjadi negara pertama perluasan jaringan distribusi United E-Motor ke luar negeri. Dengan dukungan pemerintah RI, kami harap kerjasama ini bisa menjadi pembuka pintu bagi produk Indonesia dikenal di pasar internasional,” kata Henry Mulyadi, Direktur PT TDI dalam keterangan resmi.

 BACA JUGA:

Peluncuran tersebut dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Malaysia, Indera Hermono, bersama Chairman of ASEAN Trade, Tourism, and Economic Council (ATEC) & HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah.

Henry menjelaskan, perluasan pasar United E-Motor ke Malaysia adalah hasil kerja sama dengan Artroniq Berhad (Artroniq). Itu merupakan perusahaan investasi Malaysia yang telah lama bergerak di industri teknologi informasi dan komunikasi.

Bahkan, kerja sama antara Artroniq dan United E-Motor tidak hanya dalam hal distribusi, namun juga sampai kepada proses perakitan hingga pusat penjualan khusus. Di mana nantinya akan dibangun pabrik untuk mempermudah proses pemasaran.

 BACA JUGA:

“Untuk memperkuat posisi United E-Motor di Malaysia. Kami juga telah mempersiapkan konsep experiential store, yang nantinya akan dibuka di tiga lokasi dengan detil yang akan diumumkan di tahun depan,” kata Chief Financial Officer Artroniq Marcus Chin.

Untuk tahap awal, Henry menjelaskan bahwa dua motor listrik United E-Motor, TX 3000 dan TX 1800, didatangkan langsung dari Indonesia. Kedua motor tersebut dibuat secara lokal pada pabrik mereka di Kawasan Industri Branta Mulia, Citeureup, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga  Aghnia Punjabi Dihujat Usai Anaknya Dianiaya Pengasuh, Suami Pasang Badan : Okezone Celebrity

“Tahap awal kita ekspor dulu untuk pengenalan. Untuk kapasitas (produksi) pabrik di Malaysia kita lihat dulu pasar di sana seperti apa. Kalau bagus pastinya akan kita tingkatkan,” ujar Henry saat ditemui di Tangerang beberapa waktu lalu.


Follow Berita Okezone di Google News


(ima)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *